Prof. Dr. Khoirul Anwar, Sang Penemu Teknologi 4G




Prof. Dr. Khoirul Anwar adalah penemu jaringan 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). sekaligus pemilik patennya ternyata adalah orang Indonesia asli, kelahiran 22 Agustus 1978.

Khoirul Anwar adalah alumni Teknik Elektro ITB dengan cumlaude di tahun 2000, lulus sebagai wisudawan terbaik, kemudian melanjutkan pendidikan di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan memperoleh gelar master di tahun 2005 serta doktor di tahun 2008. Khoirul Anwar  juga penerima IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006, di California Amerika Serikat.

Teknologi 4G berbasis OFDM ditemukan olehnya diawali dengan “ide gila” mengurangi daya transmisi untuk meningkatkan kecepatan transmisi data. Penurunan daya dilakukan hingga 5dB saja (100.000 = 10 pangkat 5 kali lebih kecil dari teknologi sebelumnya) dan hasilnya kecepatan transmisi pun bisa meningkat signifikan.

Untuk hal tersebut, Anwar menggunakan algoritma Fast Fourier Transform (FFT) berpasangan. Sebuah FFT dipasangkan dengan FFT aslinya dengan harapan bisa menstabilkan power. Ide itu dianggap gila oleh para ahli saat dia melakukan presentasi di Hokkaido pada 2005.

Apa yang dilakukan Anwar dianggap tidak berguna. Sebab, apabila dua FFT dipasangkan, yang terjadi adalah saling menghilangkan. Kemudian, dia juga dicemooh saat presentasi di Australia.

Setelah dicemooh di Hokkaido, Anwar pergi ke Amerika Serikat untuk mematenkan teknologi ciptaannya. Dia berhasil mendapatkan hak paten dengan nama Transmitter and Receiver, ditambah penghargaan di Negeri Paman Sam.

Tidak disangka-sangka, pada 2008 International Telecommunication Union (ITU) yang berbasis di Jenewa, Swiss, menetapkan standar teknologi 4G untuk telekomunikasi. Rupanya, teknologi yang dijadikan standar adalah teknologi yang dia patenkan pada 2006.

Pada 2010 teknologi miliknya digunakan sebagai standar internasional untuk keperluan satelit. Karena sudah digunakan satelit, Anwar pun yakin teknologinya bisa diterapkan untuk telekomunikasi di bumi.

Asisten Professor di JAIST ini masih terus mengasah kemampuannya. Meski berprestasi cemerlang di Jepang, Khorul Anwar menyimpan keinginan untuk kembali ke Indonesia jika telah menjadi salah satu tokoh terkemuka di bidang telekomunikasi.


Riwayat Pendidikan :

    SD Negeri Juwet 2 (1990).
    SMP Negeri 1 Kunjang (1993).
    SMA Negeri 2 Kediri (1996).
    S1 Teknik Elektro ITB (2000).
    S2 Nara Institute of Science and Technology NAIST (2005).
    S3 Nara Institute of Science and Technology NAIST (2008).




(dari berbagai sumber)
Labels: sosok

Terimakasih telah membaca Prof. Dr. Khoirul Anwar, Sang Penemu Teknologi 4G. Silahkan bagikan...

0 Comment for "Prof. Dr. Khoirul Anwar, Sang Penemu Teknologi 4G"

suara21.com. Powered by Blogger.
Back To Top