Bapak Sibuk Judi, Siswi Madrasah Terpaksa Asuh Adik Sambil Sekolah



Sungguh sedih benar rasanya mengetahui nasib seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD) di Malang, Jawa Timur ini. Dia terpaksa sekolah sambil mengasuh adiknya karena sang Bapak sibuk mabuk-mabukan dan berjudi.

Foto siswi berseragam sambil menggendong adiknya ini pertama kali diunggah di Group jejaring sosial Facebook, 'Rombengan Online Malang'. Sontak anggota group menyampaikan komentar simpatik sekaligus prihatin. 

Moh Yasin, salah seorang anggota group yang memotret gadis cilik itu menjelaskan, siswa MI itu membawa serta adiknya sekolah lantaran ibunya harus bekerja sementara sang ayahnya tak mau merawat keluarga.

"Ibunya kerja di Pandaan mas. Terus bapaknya suka main judi, minum dan sudah enggak ngurusi anak-anaknya. Tadi cerita ke ibuku sambil nangis-nangis. Pas aku foto dia sedang nangis," balas Yasin saat ada yang menanyakan orang tua gadis itu.

Foto yang diunggah Yasin pun kemudian tersebar luas dan menjadi pusat perbincangan. Mereka rata-rata menyampaikan rasa prihatin sekaligus memberikan semangat kepada sang bocah.

Update : Klarifikasi dari penggunggah foto tersebut.

Merdeka.comMerdeka.com - Sebelumnya sempat ramai diberitakan tentang tersebarnya sebuah foto seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Ibtidaiyah (MTs) yang sekolah sambil menggendong adiknya yang masih bayi.

Foto tersebut mengundang simpati banyak orang yang menyaksikan di dunia maya. Foto itu pertama diunggah oleh M Yasin di Grup Rombengan Malam, dan kini sudah tersebar luas di dunia maya.

Kepada Merdeka.com pemilik foto mengungkapkan kalau foto itu diambil pada Rabu (11/3/2015) di MTS Al-khoiriyah, Putukrejo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Foto diambil saat menjelang masuk sekolah sekitar pukul 07.00 WIB.

"Saya memotret saat jualan di sekitar sekolahan. Dia menangis sambil mengendong adiknya, terus saya tanya kenapa? Katanya ayahnya dan ibunya bekerja," aku Yasin melalui telepon, Kamis (12/3/2015).

Bocah berinisial SN yang duduk di kelas 1 MTs itu, kata Yasin, saat itu sempat ingin menitipkan adiknya pada ibunya, yang berjualan di tempat tersebut. Tetapi ibunya khawatir kalau tidak bisa memberikan perhatian, kalau ditinggal mengurus dagangannya.

Yasin melakukan klarifikasi terkait kesalahan pernyataannya yang menyebut kalau ayah dari anak-anak tersebut sibuk minum-minuman keras dan judi sehingga tidak mengurus anaknya. Dirinya menulis kalimat tersebut hanya berdasarkan gosip dari tetangga-tetangganya.

"Namun setelah saya tanyakan kembali ke beberapa orang, ayahnya kerja di desa sini saja. Tapi saya kurang paham," katanya.

Anak tersebut dititipkan kepada salah seorang pamannya. Ibunya sendiri memang bekerja di Pandaan, Pasuruan. Yasin mengungkapkan kalau tidak setiap hari anak tersebut membawa adiknya ke sekolah, malainkan hanya saat dirinya memotret waktu itu saja.

"Tidak setiap hari dibawa sekolah. Mungkin kemarin karena sama sekali tidak ada yang dititipi adiknya sehingga dibawa ke sekolahan," tegasnya.

Saat memposting foto itu, Yasin mengungkapkan keinginannya untuk membantu anak tersebut, yang diakuinya secara ekonomi patut dibantu. Tetapi Yasin merasa tidak enak pada lingkungan sehingga bantuan tidak diterimanya.

"Sempat ada yang mau nyumbang. Saya tidak mau, tidak enak," katanya.

Yasin mengakui kesalahannya karena telah memberikan informasi yang tidak benar. Pihaknya meminta maaf kepada pihak yang dirugikan, termasuk keluarga korban dan sekolahan.

"Saya juga akan meminta maaf kepada pihak keluarga. Saya belum ketemu bapaknya, karena sibuk bekerja. Jam 5 ini akan bertemu," tandasnya
Labels: anak, kisah, sosmed

Terimakasih telah membaca Bapak Sibuk Judi, Siswi Madrasah Terpaksa Asuh Adik Sambil Sekolah. Silahkan bagikan...

0 Comment for "Bapak Sibuk Judi, Siswi Madrasah Terpaksa Asuh Adik Sambil Sekolah"

suara21.com. Powered by Blogger.
Back To Top