Halo Palestina: Saran Dari Gaza Untuk OKI

Halo Palestina

Dari Jalur Gaza Palestina Masukan dan Saran bagi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Tema: KONFERENSI Tingkat Tinggi Akan Luar Biasa Jika Memiliki Tindakan Kongkrit, Memaksa dan Menekan Bukan Kecaman.

WNI dan aktivis Indonesia untuk Palestina akrab di Sapa Bang Onim sejak 2009 menetap di Jalur Gaza Palestina, sengaja memberikan saran dan masukan pada acara Akbar setiap tahun diadakan oleh OKI dan untuk tahun 2016, Indonesia menjadi tuan rumah.

OKI atau Organisasi Kerja Sama Islam terdiri dari 16 negara termasuk Indonesia, tidak dipungkiri bahwa keberadaan OKI sejak 60 tahun tentu memiliki peran yang sangat penting dalam memperjuangkan hak Rakyat Palestina serta tugas utama yakni mengambil kembali masjid Alaqsa yang sejak pembentukan OKI hingga kini masih dikuasai oleh penjajah, bahkan terus di nodai dengan berbagai tindakan anarkis.

Saran Abdillah Onim untuk negara-negara yang tergabung dalam OKI termasuk Indonesia, simple sebenarnya jika OKI menempuh langkah kongkrit antara lain :

- Memaksa Amerika Serikat untuk Menekan, Memaksa Israel Agar menghentikan pembangunan terowongan persis dibawah masjid Alaqsa serta menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di tanah milik rakyat Palestina serta mengangkat blokade israel atas Gaza.

- Rangkul dan nasehati Faksi-Faksi yang ada di Palestina agar mengakhiri konflik internal antara mereka, karena ini bagian dari kunci utama untuk bebasnya Palestina dan masjid Alaqsa.

- Eratkan kerja sama dan konsolidasi dengan negara-negara yang bertetangga langsung dengan Palestina, jangan lupa ini bagian dari strategy untuk persempit ruang jajah israel.

- Menghimbau negara-negara lain agar tidak membawa Isu Palestina dengan melibatkan fanatik sektarian tapi satukan misi dan rangkul semua pihak.

- OKI harus menjelaskan kepada seluruh Umat Islam bahwa yang terjadi di Palestina bukan persoalan politik atau perampasan tanah, tetapi usaha pemusnahan etnis Arab di Palestina dan misi utama yahudi adalah usaha menghancurkan Masjid Alaqsa almubarok kiblat pertama Islam dunia.

- OKI harus tegas menyampaikan bahwa membela masjid Alaqsa bagian dari Aqidah dan bantu Palestina kewajiban Umat Islam, tidak hanya PR yang harus di jawab oleh rakyat Palestina.

- OKI harus tegaskan bahwa bebasnya Palestina dan masjid Alaqsa hanya 1 solusi yaitu UMAT ISLAM BERSATU, NEGARA-NEGARA ISLAM BERSATU PATAHKAN KOLONIALISME YAHUDI DI PALESTINA.

- OKI harus perkuat sumber daya di Palestina dengan memberikan berbagai pelatihan-pelatihan bagi masyarakat Palestina.

- OKI harus membuka Lembaga Cabang di Palestina untuk menjadi wadah bagi Organisasi OKI.

Poin utama menjadi penekanan dan harus di garis bawahi oleh Organisasi Kerja Sama Islam(OKI) adalah Memaksa, Menekan Bukan Kecaman.

Karena agresi Israel atas Gaza pada akhir tahun 2014 menewaskan lebih dari 2700 rakyat Palestina serta melukai lebih dari 11.000 orang, OKI hanya mengeluarkan kecamaman saja tanpa langkah kongkrit.

Sebarkan!
Semoga saran ini sampai ke Elite Ormas Islam di Acara Akbar KTT OKI yang diselenggarakan di Jakarta.



Informasi lain terkait OKI dikutip dari Media Indonesia :

KONFERENSI Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jakarta, 6-7 Maret 2016, akan mengeluarkan Deklarasi Jakarta yang memuat sejumlah rencana aksi penyelesaian isu Palestina dan Al-Quds Al-Sharif.

Informasi yang diperoleh dari Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Rabu (24/2), menyebutkan KTT diharapkan dihadiri seluruh kepala negara/pemerintahan negara anggota OKI dan negara pengamat (observer) OKI.

KTT Luar Biasa Ke-5 OKI yang khusus membahas tentang Palestina dan Al Quds Al-Sharif itu, selain akan mengeluarkan Deklarasi Jakarta juga akan menghasilkan suatu resolusi yang akan memuat pernyataan politik negara anggota OKI.

Kedua dokumen penting tersebut disiapkan oleh Indonesia selaku negara tuan rumah dan Palestina.

Eskalasi kekerasan terhadap warga Palestina serta pembatasan akses beribadah yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Al-Quds Al-Syarif masih belanjut.

Disebutkan bahwa KTT OKI ini untuk memperkuat dukungan OKI terhadap penyelesaian Palestina dan Al-Quds Al-Syarif sebagai isu prioritas dunia Islam.

Al-Quds Al-Syarif merupakan salah satu isu yang menjadi perhatian khusus OKI. Komite Al-Quds OKI yang didirikan pada 1975 diberikan mandat untuk mengimplementasikan seluruh resolusi berkenaan dengan konflik Arab-Israel, khususnya terkait dengan Al-Quds. Komite Al-Quds diketuai oleh Raja Maroko dan terdiri dari 16 negara anggota, termasuk Indonesia.

Ikuti terus perkembangan terkini Palestina dan masjid Alaqsa melalui WhatsApp resmi bang Onim kini berada di Gaza Palestina.

Share ke Semua Ya, Biar jadi amal dakwah. Amin
Hanya di Halo Palestina

fanpage Abdillah Onim Journalist.
@AbdillahOnim.
Wa + 972 59 8058513
PIN BB : 7FF46172
(Nama&asal&Pesan/Doa 4Palestina?)

Bang Onim di Gaza Palestina
Gaza City, Ahad 6 February 2016
Labels: info, Palestina

Terimakasih telah membaca Halo Palestina: Saran Dari Gaza Untuk OKI. Silahkan bagikan...

2 Comment for "Halo Palestina: Saran Dari Gaza Untuk OKI"

Indonesia harus selau mendukung dan membantu Palestina sebisa mungkin. Meskipun banyak keterbatasan Kepedulian terhadap masalah kemanusiaan merupakan langkah yang paling baik untuk ikut serta dalam menyelesaikan permasalahan manusia dan suatu hal yang mulia sebagai manusia di mata Tuhan dalam nilai amal kebaikan

Sampai saat ini hanya lembaga-lembaga kemanusiaan mandiri yang terus berjuang untuk membantu, pemerintah tak berbuat apa-apa

suara21.com. Powered by Blogger.
Back To Top