Ide Gila Santri Ciamis Jalan Kaki 212 (Bagian 8)

Sebuah catatan
Ide Gila Santri Ciamis Jalan Kaki 212
Seri 8



Lagi enak2nya terlelap tidur dalam buaian mimpi, dibangunkan suara nyaring alarm pukul 03.30, mencoba untuk bangkit namun sekujur tubuh terasa remuk maklum udah kepala empat jadi daya tahan tubuh tidak seperti muda dulu, kucoba duduk sambil baca do'a bangun tidur namun mata masih sulit untuk terbuka keset rasanya, kebayangkan???
Udah agak sadar dibawah sinar lampu penerang masjid yang remang terlihat dikanan kiri peserta longmarch tertidur pulas tanpa beraturan posisinya, terlihat ada kaki yang numpang diatas kepala yang lain, dan kebanyakan tidurnya berbantal tangan sendiri, sungguh pemandangan yang mengharukan,


Aku bangkit bergegas menuju toilet sekedar untuk wudlu saja engga pakai mandi dingiinnya berrrrr kagak nahann, selang beberapa menit beres ganti baju masuk mesjid lagi ternyata para santri udah dibangunin semua, ditoilet memjadi tempat yang paling ramai keliatan satu pintu ada antrian sampai 5 orang, sabar menunggu antrian ada yang tidur sambil berdiri tapi kebanyakan tangannya menyelinap dibalik sarung he,, he,,

adzan subuh berkumandang semua bergegas masuk mesjid berbaris membangun shof berjamaah, selesai muadzin qomat seseorang maju kedepan menjadi imam ternyata kh. Qohar Alqudsy ketua DPD FPI Jawa Barat bacaannya syahdu qunut najilahnya panjang menambah kesyahduan subuh pagi dihari rabu. Selepas wirid bapa yang pakai peci putih berkecamata mengambil mike dan berdiri diatas mimbar beliau mengucapkan terimakasih rombongan telah bermalam dikampung Nagreg, ternyata dia manager rumah makan disitu, mike berpindah ke tangan kiayi Kohar beliau berikan kultum dan apresiasi semangat jihad santri Ciamis gemuruh takbiir menggema menghangatkan suasana dinginnya kampung Nagreg,,,

kiayi Kohar bertanya siapa pamglima kafilah ciamis,
“mana pimpianannya???”
Saya berdiri sambil berjalan agak kedepan
"saya kiayi,”
“oohh ini” celoteh kiayi Kohar,
kami salaman dan berangkulan, Mike berpindah ketangan saya, kami berika. kultum dan pekik komando istaidduu,, labbaik suasana membahana stamina serasa pulih dan energi yang semalam habis kini pulih kembali.


Beres berjamaah Subuh korlap memberikan komando untuk persiapan membereskan semua perlengkapan, saya berlari sambil meregangkan tangan dan kaki menuju mobil ngambil handpone yang lagi dicas, batrenya terlihat full 100% girang banget rasanya, banyak banget SMS yang masuk isinya pun macam-macam, Beralih ke pesan whatsapp pesan paling update sangat memggembirakan
"kiayi untuk sarapan pagi 10 menit lagi nyampai lokasi"
saya balas “thoyyib syukron,”

Sepuluh menit berlalu datang mobil box membawa nasi bungkus, supirnya bilang “pak saya suruh ngantar ini,,”
“oohh iya pa terimakasihh,,”
korlap cepat pengumuman supaya semua peserta ngambil nasi sarapan pagi, Subhaanallohh begitu gampangnya rizqi datang tak diundang dan tidak berapa lama datang lagi mobil Avanza putih seseorang keluar dari mobil perawakannya tinggi kumisnya tipis, dia diantar santri menuju saya,
“pak saya dari kumpulan pengusaha ingin berderma sedikit ada snack 2000 kotak ingin sekali dinikmati para mujahid Ciamis,” begitu bilangnya,
“baiik pa terimaksiiihhhh jazakumullohh semoga dibalas berlimpah oleh Allah,”
tak kuat menahan air mata saking harunya akan pertolongan dan anugerah Allah yang begitu ruar biasa, ternyata kejutannnya tak sampai disitu selang beberapa menit datang lagi bapak-bapak yang memberikan 1000 botol madu ukuran kecil, tak henti-hentinya lisan membaca Subhanalloh,,


Tepat jam 07.00 semua peserta sudah berbaris dipelataran rest area dengan peralatan lengkap, saya dan kiayi Syarip yang sudah bergabung kembali dengan rombongan, kiayi Titing, dan kiayi Kohar naik keatas mobil komando, kiayi Agus Malik memanaskan suasana dengan nasyid nasyid perjuangan, diselang dengan gerakan gerakan tubuh ramai sekali suka ceria canda tawa hadir menjadi pemandangan indah, saya memgambil vidio siaran langsung lewat akun fb, giliran kiayi Syarif memberikan wejangan, saya ambil bagian handpone disimpan disaku ceulana, takbir menggelegar membakar adrenaline, pekikan istaiidduu menaikan suhu tubuh semua siap untuk melanjutkan perjalanan, lanjut oleh kiayi Kohar, pemantapan sama kiayi Titing dan terahirr do' a keberangkatan oleh kiayi Maksum, sungguh kami dapat merasakan kebersamaan yang sangat luar biasa, mobil komando berjalan kedepan kita dan empat orang kiayi berjalan didepan mobil komando, nasyid ikon aksi Bela Islam terdengar nyaring mengantar derap langkah kami,

kemanakah destinasi selnjutnya,,???

Ikuti diseri 9


(KH. Nonop Hanafi)
Labels: 212, islam, kisah

Terimakasih telah membaca Ide Gila Santri Ciamis Jalan Kaki 212 (Bagian 8). Silahkan bagikan...

0 Comment for "Ide Gila Santri Ciamis Jalan Kaki 212 (Bagian 8)"

suara21.com. Powered by Blogger.
Back To Top